News Update :
Kwanyar News. Diberdayakan oleh Blogger.
Hot News »
Bagikan kepada teman!

Kontrofersi Penggunaan Winglet di MotoGP 2016

Penulis : Kwanyar News on Senin, 02 Mei 2016 | 10.34

Senin, 02 Mei 2016


Valentino Rossi dan Marc Marquez Tak Setuju Penggunaan Winglet


Setelah Valentino Rossi menyatakan ketidaksetujuannya terhadap penggunaan Winglet di MotoGP 2016, pernyataan senada kini dilontarkan Marc Marquez. Sayap aerodinamis disebutnya bisa membahayakan.

Ada beberapa alasan yang membuat Marquez menyatakan ketidaksetujuannya terhadap penggunaan winglet. Selain persoalan keamanan, winglet diebutnya akan membuat balapan menjadi monoton karena rider yang berada di depan lebih sulit disalip.

"Beberapa orang menyukai sayap-sayap itu, beberapa orang tidak. Buat saya, saya pikir lebih baik jika tanpa sayap. Jika Anda mulai memanfaatkan aerodinamis, itu akan sangat sulit untuk diikuti pebalap. Akan lebih sulit untuk melakukan overtake, karena akselerasinya akan seperti mobil F1," sahut Marquez.

Dani Pedrosa di awal musim juga menyoroti mulai maraknya penggunaan winglet. Dia menyebut sayap pada motor akan membahayakan karena berpotensi besar mengenai pebalap lain jika berada dalam posisi berdekatan. Selain itu sayap aerodinamis juga menyebabkan turbulensi sehingga membahayakan pebalap yang ada di belakang si pemakai winglet.


"Anda kehilangan aerodinamis. Anda tidak bisa menghadapi dengan baik slipstream (arus angin yang tercipta di belakang motor). Itu untuk alasan keamanan (juga), kita lihat apa yang terjadi di Argentina saat (Andrea) Iannone menyentuh saya. Di Austin, Dani untungnya tidak memakai sayap dalam ukuran besar (saat menabrak Andrea Dovizioso). Secara pribadi saya tidak menyukainya. Kami bisa memakainya tapi hanya untuk mencoba dan mengembangkan," papar Marquez di Crash.

Hingga kini masa depan winglet di kelas MotoGP masih tanda tanya besar. Rumor yang beredar menyebut perangkat aerodinamis itu akan dilarang penggunaannya mulai 2017 mendatang.

"Saya setuju (dilarang tahun depan). Saya memakainya. Dalam beberapa hal itu membuat kondisi lebih baik. Tapi saat balapan jika kita mulai memakainya, maka itu akan terus dan terus dan terus dipakai. Saya pikir untuk overtaking dan di balapan akan lebih sulit. Pada akhirnya sepertinya kami akan bisa menggunakannya di musim ini, jadi kami akan terus bekerja untuk mengembangkannya."

"(Dengan tiga pasang sayap yang digunakan di tes) saya merasa buruk di beberapa bagian, terutama akselerasi. Lalu di tikungan, sayap-sayap itu mengubah feeling motor. Saya melakukan dua lap menggunakannya dan kemudian kembali ke kondisi normal. Lalu saya kembali tanpa sayap. Jujur saja terasa lebih baik tapi catatan waktunya sama saja. Kami masih harus mengerjakan hal itu," lanjut pemilik dua gelar juara dunia itu.
komentar | | Read More...

Marc Marquez Komentari Perpindahan Jorge Lorenzo Ke Ducati

Penulis : Kwanyar News on Sabtu, 30 April 2016 | 01.13

Sabtu, 30 April 2016


Prediksi Penampilan Jorge Lorenzo Di Ducati MotoGP 2017


Berita MotoGP Terbaru 2016 dan Mulai MotoGP 2017, Jorge Lorenzo akan bercerai dengan Valentino Rossi. Lorenzo tidak lagi membela Movistar Yamaha musim depan. Pria Spanyol itu sudah memastikan diri akan membela Ducati.


Tantangan berat sudah menanti Jorge Lorenzo di Ducati. Pabrikan asal Italia itu tidak pernah memenangkan balapan di MotoGP sejak Oktober 2010. Terakhir kali pembalap Ducati jadi juara dunia pada tahun 2007 melalui Casey Stoner.

Marquez akhirnya angkat bicara seputar keputusan Lorenzo mengakhiri kerjasama dengan Yamaha. Marquez menganggap kepindahan Lorenzo akan membuat balapan musim 2017 semakin seru.

"Ini penting dan ini bagus bagi kejuaraan. Ini akan menarik, bagi pembalap lain, bagi fans, bagi semua orang untuk melihat apa yang bisa Lorenzo dan Ducati lakukan," tutur Marquez seperti diberitakan Autosport.

"Ini fantastis bagi olahraga ini. Bagus bagi fans dan juga MotoGP. Bagus bagi orang-orang untuk melihat sesuatu yang berbeda."
komentar | | Read More...

Cara Suzuki Pertahankan Maverick Vinales Biar Tidak Ke Yamaha

Penulis : Kwanyar News on Jumat, 29 April 2016 | 01.37

Jumat, 29 April 2016


 

Peluang Maverick Vinales Bersama Suzuki di MotoGP


Banyak cara yang dilakukan Suzuki Ecstar agar pembalap andalannya, Maverick Vinales bertahan di Tim MotoGP Suzuki. Salah satunya dengan  membujuknya dengan iming-iming bakal cetak sejarah dengan Suzuki jika bertahan di pabrikan asal Jepang itu.

Cara ini diungkapkan oleh manajer Suzuki Ecstar MotoGP, Davide Brivio. Pria yang dulunya pernah menjadi 'otak' di Yamaha mengaku pihaknya sudah berusaha keras untuk membujuk Vinales, pembalap yang masih berusia 21 tahun.

"Sudah sejak Juni tahun lalu kami mencoba pertahankan Vinales. Ini karena kami tahu di tiga atau empat seri MotoGP, Maverick akan putuskan masa depannya.Jadi kami harus gerak cepat. Kami sudah lakukan itu," ujarnya seperti dikutip motorsport.com.


Brivio mengaku tak perlu menakut-nakuti Vinales jika jadi gabung Yamaha. Salah satunya kemungkinan dianaktirikan oleh Yamaha yang masih punya 'sang dewa', Valentino Rossi.

"Saat saya bicara dengan dia, saya hanya bicarakan soal Suzuki. Soal apakah dia bakal nyaman tampil dengan Vale itu terserah dia. Saya jelaskan kepada dia apa yang bisa kami lakukan bersama-sama dengan Suzuki," kata Brivio.

Dulu, Brivio berperan dalam membujuk Rossi untuk pindah dari Honda ke Yamaha. Brivio punya pengalaman panjang dengan Rossi.

Meski demikian, Brivio tak mau jelek-jelekan Rossi. "Saya tak akan ceritakan situasi yang bisa dia dapatkan di Yamaha. Dia harus cari tahu sendiri. Yang pasti, dia bakal jadi legenda jika juara bersama Suzuki, kalau di Yamaha, semua orang bisa memprediksinya," ujarnya
komentar | | Read More...

Jadwal dan Prediksi MotoGP Perancis 2016

Penulis : Kwanyar News on Kamis, 28 April 2016 | 02.01

Kamis, 28 April 2016


Valentino Rossi Ingin Ulang Kesuksesan Di MotoGP Perancis 2016


Jadwal MotoGP Perancis 2016 di sirkuit Le Mans akan digelar pada tanggal 8 mei 2016 dan jadwal siarang langsung motogp prancis akan disiarkan trans7 pada jam 19:00 WIB.

Prediksi MotoGP Perancis 2016 dan Kemenangan di Jerez membuat Rossi kini mengumpulkan 58 poin dari empat seri yang telah berlalu. Dia berada di posisi ketiga klasemen MotoGP, di bawah Marquez (82 poin) dan Lorenzo (65 poin).

Rossi masih menyesalkan kegagalannya menuntaskan balapan di Austin. Namun, dia berharap penampilan okenya di Jerez akan berlanjut di seri MotoGP Prancis yang akan digelar di Sirkuit Le Mans, 8 Mei mendatang.

"Saya menyukai Le Mans. Itu adalah trek yang bagus untuk Yamaha. Namun, itu juga sangat sulit karena kondisi cuacanya. Namun, kami harus berusaha untuk bekerja seperti ini sejak hari Jumat di di MotoGP Le Mans – Perancis 2016," kata Rossi.


Pada MotoGP Perancis 2014 marc marquez jadi juara dan MotoGP Perancis 2015 jorge lorenzo menjadi juaranya. Impian valentine rossi untuk juara MotoGP Perancis 2016 nantinya harus melewati lagi dua pesaing beratnya tersebut.

Tentunya tim Honda akan melakukan segala cara dalam waktu jeda dua pekan motogp kali ini untuk memperbaiki motor mereka yang masih mengalami masalah saat di motogp spanyol 2016 pekan lalu.

Jorge Lorenzo dipastikan ingin mengulang kesuksesanya kembali di  MotoGp Le Mans Prancis 2016 seperti tahun kemarin, di mana dia menjadi yang tercepat di motogp prancis tahun lalu.

Tanpa mengesampingkan rider lainya untuk dibahas, tentunya saja semua mempunyai peluang besar untuk menjadi Juara MotoGP Perancis 2016 kali ini, baik para rider ducati dan Suzuki yang masih terus berbenah dan mengejar kemenangan pada motoGP 2016.
komentar | | Read More...

Fakta Menarik Kemenangan Valentino Rossi Di MotoGP Spanyol 2016

Penulis : Kwanyar News on Selasa, 26 April 2016 | 03.02

Selasa, 26 April 2016


 

Valentino Rossi Catatkan Kemenangan 113 kali


Valentino Rossi berhasil meraih kemenangan perdana di MotoGP 2016. Jagoan Movistar Yamaha itu berjaya pada GP Spanyol 2016 yang di Sirkuit Jerez yang digelar Minggu (24/4/2016) malam WIB.

Kemenangan Valentino Rossi Di MotoGP Spanyol 2016 dan Memulai balapan dari tempat terdepan, Rossi langsung melesat begitu balapan dimulai Pria Italia ini meninggalkan pesaing-pesaingnya seperti Jorge Lorenzo, Marc Marquez hingga Dani Pedrosa.

Rossi menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 45 menit 28 detik. Rossi mengungguli Lorenzo dan Marquez yang finis di urutan dua dan tiga.

Meski menang di Jerez, Rossi masih berada di posisi tiga klasemen pembalap. Rossi mengoleksi 58 poin. Sedangkan Marquez sudah mendapat 82 angka, disusul Lorenzo dengan 65 angka.


Fakta Menarik Di Ajang MotoGP Spanyol 2016 :

  • Kemenangan di Jerez ini merupakan yang ke-113 kali bagi Rossi dalam karier balapnya.
  • Dari 113 kali kemenangan, 87 diantaranya diraih Rossi di kelas premier.
  • Rossi memperpanjang catatan apik di Jerez. Dia merupakan pembalap yang paling sering menang dengan total tujuh kali.
  • Bagi Lorenzo, keberhasilan naik podium membuatnya sudah 100 kali berada di podium kelas premier
komentar | | Read More...

Entri Populer

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. MotoGP 2016 . All Rights Reserved.
Design Template by Kwanyar News | Support by creating website | Powered by Blogger