News Update :
Blogger Kwanyar. Powered by Blogger.
Hot News »

Gaji Pembalap MotoGP 2014

Penulis : Ufik Madara on Sunday, November 16, 2014 | 3:54 PM

Sunday, November 16, 2014


Daftar 5 Besar Gaji Pembalap MotoGP


Sebagai salah satu olahraga yang digemari banyak orang, MotoGP adalah ladang uang bagi para pembalapnya.

Menjadi pembalap sekaligus bintang iklan membuat gaji pembalap MotoGP tidak kalah dengan atlet cabang olahraga lainnya. Berikut 5 pembalap MotoGP dengan gaji terbesar seperti dikutip dari The Richest pada Senin (10/11/2014). 



1. Valentino Rossi – Yamaha Factory Racing Team – US$ 22 juta per tahun

Valentino Rossi adalah legenda hidup MotoGP dengan 6 kali juara. Saat ini, Rossi digaji sebesar US$ 22 juta atau sekitar Rp 267,2 miliar. Dari penghasilan tersebut, US$ 10 juta diantaranya adalah pemasukan dari endorsements. Dengan gaji sebesar itu, Rossi menjadi pembalap yang digaji termahal di MotoGP.

2. Jorge Lorenzo – Yamaha Factory Racing Team – US$ 9,2 juta per tahun

Jorge Lorenzo adalah juara dunia MotoGP tahun 2010 dan 2012. Pria berusia 26 tahun ini adalah pembalap dengan gaji tertinggi ke-2 di MotoGP. Yamaha Factory Racing membayarnya US$ 7,2 juta atau sekitar Rp 87,5 miliar. Selain itu, Lorenzo juga menerima sekitar US$ 2 juta dari endorsements.

3. Dani Pedrosa – Repsol Honda Team – US$ 4 juta per tahun

Dani Pedrosa telah bersama tim Repsol Honda sejak tahun 2006. Dia memenangkan kelas 125 cc pada tahun 2003 dan 250 cc pada tahun 2004 dan 2005. Oleh Repsol Honda, Pedrosa digaji sebesar US$ 4 juta atau sekitar Rp 48,6 miliar per tahun.

4. Marc Marquez – Repsol Honda Team – US$ 4 juta per tahun

Juara MotoGP tahun 2013 ini adalah juara dunia termuda. Marc Marquez adalah satu dari empat pembalap yang pernah memenangkan kelas 125 cc, Moto 2 dan MotoGP. Pria dengan nomor balap 93 ini digaji sebesar US$ 4 juta atau sekitar Rp 48,6 miliar per tahun.

5. Nicky Hayden - Aspar Racing Team - US$ 4 juta per tahun

Nicky Hayden adalah juara MotoGP tahun 2006 bersama tim Honda. Tahun 2013, Hayden pindah dari Ducati ke Aspar Racing Team dan menggunakan nomor 69. Pria berusia 32 tahun ini digaji US$ 4 juta atau sekitar Rp 48,6 miliar per tahun.


komentar | | Read More...

Susunan Pebalap MotoGP 2015

 

Line-up Rider MotoGP 2015

Lengkap sudah line-up pebalap yang akan tampil di kompetisi MotoGP 2015. Marco Melandri menjadi pebalap terakhir yang mendapatkan tempatnya.

Melandri akan membalap di bawah bendera Aprilia pada musim depan. Pebalap Italia itu kembali ke arena dan menjadi Rider MotoGP 2015 setelah dalam empat musim terakhir berkompetisi di ajang Superbike.

Melandri akan menjadi rekan setim Alvaro Bautista di Aprilia. Kedua pebalap telah mengikuti tes MotoGP di Valencia pada Senin (10/11/2014).

"Saya ditawari kesempatan untuk mengembangkan sebuah proyek yang sepenuhnya baru dan itu adalah sesuatu yang belum pernah saya lakukan dalam karier saya karena saya selalu mendapatkan motor 'warisan'. Justru untuk alasan ini saya sangat tertarik dengan tantangan ini," ujar Melandri di situs resmi MotoGP.


"Target kami cukup ambisius, yaitu mengembangkan motor dan pada saat bersamaan mengembangkan sebuah prototipe baru yang akan dipakai pada tahun 2016. Ini akan menjadi musim yang berat, tapi kami siap menghadapi tantangan ini," kata rider berusia 32 tahun ini.

Masuknya Melandri membuat line-up MotoGP 2015 yang berisi 25 pebalap lengkap. Ada 14 tim yang akan bertarung, tiga di antaranya cuma menurunkan satu pebalap. Berikut daftar lengkapnya:

Daftar Pebalap MotoGP 2015 :


Repsol Honda (Factory class)
Marc Marquez - Spanyol (RC213V)
Dani Pedrosa - Spanyol (RC213V)

Movistar Yamaha (Factory class)
Valentino Rossi - Italia (YZR-M1)
Jorge Lorenzo - Spanyol (YZR-M1)

Ducati Team (Factory class)
Andrea Dovizioso - Italia (Desmosedici GP15)
Andrea Iannone - Italia (Desmosedici GP15)

Suzuki (Factory class)
Aleix Espargaro - Spanyol (GSX-RR)
Maverick Vinales* - Spanyol (GSX-RR)

Aprilia Gresini (Factory class)
Alvaro Bautista - Spanyol (ART)
Marco Melandri - Italia (ART)

Marc VDS Honda (Factory class)
Scott Redding - Inggris Raya (RC213V)

Monster Yamaha Tech 3 (Factory class)
Pol Espargaro - Spanyol (YZR-M1)
Bradley Smith - Inggris Raya (YZR-M1)

Pramac Ducati (Factory class)
Danilo Petrucci - Italia (Desmosedici GP14.2)


Yonny Hernandez - Kolombia (Desmosedici GP14.2)

LCR Honda (Factory/Open class)
Cal Crutchlow - Inggris Raya (RC213V)
Jack Miller* - Australia (RC213V-RS)

NGM Forward Racing Yamaha (Open class)
Stefan Bradl - Jerman (Forward Yamaha)
Loris Baz* - Prancis (Forward Yamaha)


komentar | | Read More...

Paddock Girls MotoGP Valencia 2014

Penulis : Ufik Madara on Wednesday, November 12, 2014 | 1:12 PM

Wednesday, November 12, 2014

 

Paddock Girls Seri Terakhir MotoGP 2014


Seri pamungkas MotoGP musim 2014 yang digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (9/11/2014), seakan bergemuruh merayakan kemenangan pebalap tim Repsol Honda berumur 21 tahun, Marc Marquez.

Ia mampu finis pertama dan mencatatkan dirinya sebagai satu-satunya pebalap yang bisa mengoleksi 13 kali kemenangan dalam satu musim.




Sekitar 20 menit sebelum balapan dimulai, Marquez mendapatkan dorongan semangat setelah merayakan kemenangan sang adik, Alex Marquez, yang memastikan gelar juara dunia di kelas Moto3 musim ini.

Marc Marquez adalah juara dunia MotoGP 2014 dengan poin tertinggi 362, tempat kedua klasemen diisi oleh Valentino Rossi 295 poin, dan ketiga oleh Jorge Lorenzo 263 poin. 



Hal menarik di GP Valencia tidak hanya ukiran sejarah Marquez, tetapi juga ada paras-paras cantik dan bodi aduhai paddock girls motogp pada seri terakhir MotoGP 2014 di Valencia.


komentar (1) | | Read More...

Ketidak Beruntungan VR46 Di MotoGP 2014

Penulis : Ufik Madara on Monday, November 10, 2014 | 1:43 PM

Monday, November 10, 2014


Rossi: Ketidakberuntunganku Bernama Marc Marquez


Valentino Rossi merasa gembira bisa mengakhiri musim sebagai runner-up motogp 2014. Tapi, The Doctor yakin bisa menjadi juara musim ini kalau tak ada Marc Marquez di lintasan.

Rossi menempati posisi kedua di klasemen akhir pebalap dengan total 295 poin. Perolehan poinnya terpaut 67 poin dari milik Marquez yang jadi juara dunia.

Dalam balapan terakhir di Valencia, Rossi finis kedua. Rider Yamaha itu menuntaskan lomba 3,5 detik di belakang Marquez.

"Aku senang bisa mengakhiri musim yang positif ini dengan balapan yang bagus, khususnya karena MotoGP Valencia selalu sulit buatku. Aku mengalami banyak kesulitan di masa lalu," ujar Rossi yang dikutip Crash.


"Bagiku, ini adalah musim yang bagus. Aku menikmatinya. Banyak podium, dua kemenangan, dan posisi kedua di klasemen akhir," kata pebalap Italia ini.

Dalam 18 seri yang digelar musim ini, Rossi meraih kemenangan di Misano dan Phillip Island. Dia 13 kali naik podium sepanjang musim.

Rossi tercatat enam kali finis kedua dalam balapan. Setiap kali dia finis kedua, yang jadi pemenang lomba adalah Marquez.

"Setelah balapan pertama di Qatar, kupikir aku bisa sangat kompetitif sepanjang musim. Tapi, mungkin sulit mengalahkan dia (Marquez)! Dan pada akhirnya aku memang benar. Aku punya banyak poin, banyak podium, tapi cuma dua kemenangan dan Marc punya 13," kata Rossi.

"Jadi, perbedaannya sangat besar. Kami harus berkonsentrasi pada diri sendiri, tim, dan khususnya motor untuk mencoba melangkah maju dan lebih dekat lagi tahun depan," tambahnya.

Marquez musim ini sukses mengamankan gelar juara dunia MotoGP keduanya secara beruntun. Pebalap Repsol Honda itu meraih 13 kemenangan sepanjang musim, yang membuatnya memecahkan rekor jumlah kemenangan milik Mick Doohan.

"Ketidakberuntunganku bernama 'Marc Marquez', karena tanpa dia aku bisa menjadi juara dan memenangi banyak balapan," ujar Rossi sambil bercanda.

"Dia tampil fantastis dan memenangi banyak balapan. Senang bisa bertarung dengannya, tapi kami tak tertinggal jauh dan kami tak pernah menyerah dan berusaha untuk mendekat," kata rider 35 tahun ini.

komentar | | Read More...

Marc Marquez dan Alex


Pertama dalam Sejarah Kakak-Adik Juara Dunia Grand Prix


Nama Marquez menjadi jaminan sukses di balapan Grand Prix 2014 ini. Didahului oleh Marc yang jadi kampiun di MotoGP, sang adik Alex menyusul sukses itu dengan jadi jawara di Moto3.

Marc Marquez merengkuh gelar juara dunianya yang kedua pada MotoGP Jepang pada pekan kedua Oktober lalu. Meski cuma finis di belakang Jorge Lorenzo, 20 poin yang didapat cukup untuk menuntaskan musim 2014 yang sangat dia dominasi.

Tepat 28 hari setelah Marc menggelar pesta juara, dia kembali merayakan gelar juara dunia yang lain. Kali ini rider 21 tahun itu bersuka cita atas sukses Alex yang mengukuhkan titel juara dunia pertamanya di kelas Moto3.


Tak seperti Marc yang sangat dominan, Alex menjalani musim yang berat di Moto3. Dia dapat persaingan sangat ketat dari rider KTM, Jack Miller. Finis kedua yang didapat ALex di seri terakhir di Valencia membuat dia berada di puncak klasemen hanya dengan keunggulan dua angka saja.

"Bahkan di mimpi yang paling indah sekalipun saya tidak pernah bisa membayangkan memenangi gelar juara dunia di tahun yang sama. Ini luar biasa untuk keluarga Marquez. Ini spesial dan luar biasa bisa menang di Valencia. Mimpi yang menjadi nyata," ujar Alex seperti dikutip dari Marca.

Marc dan Alex mencatat sejarah sebagai kakak dan adik pertama yang berhasil memenangi kejuaraan dunia Grand Prix di tahun yang sama. Sejak seri Grand Prix pertama digelar tahun 1949 belum pernah sebelumnya ada yang punya catatan sebaik dua bersaudara itu.

Sama seperti Marc, Alex merengkuh gelar juara bersama Honda. Musim 2015 dia sudah memastikan naik kelas ke Moto2 dan bakal bersanding dengan sang juara dunia musim ini Tito Rabbat di tim Marc VDS Racing Team.

Karena potensi besar yang dimilikinya, Alex dijagokan akan bisa bersanding dengan Marc saat dia naik kelas ke MotoGP. Peluang tersebut bisa terbuka di musim 2017, saat kontrak Dani Pedrosa bersama Repsol Honda habis.

Marc saat ini berusia 21 tahun. Dia lahir di Lleida, Spanyol, pada 17 Februari 1993. Sementara Alex lahir tiga tahun kemudian, tepatnya pada 23 April 1996, juga di Lleida, Spanyol.

Tahun ini keduanya sudah mencatatkan rekor sebagai kakak-adik pertama yang memenangi satu seri yang sama. Itu terjadi di Katalunya, yang kemudian diulangi di Belanda.

"Yeah, hari ini saya sangat-sangat gembira, mungkin lebih gembira dibanding Motegi karena hari ini saya bergembira untuk adik saya. Saya merayakan kemenangannya dan kemudian harus membalap!" cetus Marc di situs resmi MotoGP.

komentar | | Read More...

Blog Archive

 
| | | | | |
© 2011. MotoGP . .
Design Template by | Support by | Powered by Blogger Kwanyar