News Update :
Home » » Alasan Dani Ingin Pedrosa Pensiun Cepat

Alasan Dani Ingin Pedrosa Pensiun Cepat

Penulis : Ufik Madara on Tuesday, March 31, 2015 | 1:37 AM

 

Lengannya Tak Kunjung Pulih Pedrosa Pertimbangkan Pensiun Secepatnya


Dani Pedrosa MotoGP 2015 mulai menyerah dengan lengannya yang tak kunjung membaik. Merasa dirinya tidak mungkin terus membalap dengan kondisi tersebut, rider asal Spanyol itu mulai mempertimbangkan opsi meninggalkan MotoGP.

Dani Pedrosa cuma bisa finis di posisi enam pada MotoGP Qatar 2015 yang dilangsungkan di Sirkuit Losail. Dia sebenarnya punya kans untuk menuntaskan balapan di urutan lima, namun dia kalah bersaing dengan Marc Marquez yang sukses merebut posisi tersebut meski sempat turun ke urutan 20 di awal balapan.

Dalam pernyataannya usai balapan, Kekalahan Dani Pedrosa menyebut kalau penampilannya sangat terganggu dengan masalah pada lengannya. Kendala pada lengan Pedrosa muncul akibat operasi pemasangan arm pump di Mei 2014 lalu.

"Balapan malam ini tidak berjalan sesuai rencana dan sayangnya saya dapat masalah serius dengan lengan bawah, dan itu bukan merupakan berita bagus untuk saya. Saya sudah bekerja keras di musim dingin untuk mencari solusinya karena saya menderita di setiap balapan musim lalu," ungkap Pedrosa di Autosport.

"Setiap dokter merekomendasikan saya untuk tidak lagi melakukan operasi dan saya mencoba mencari alternatif, tapi kelihatannya tidak ada yang hasil positif didapat," lanjutnya.


Dalam satu dekade terakhir, Pedrosa jadi salah satu pebalap yang paling banyak mengalami kecelakaan. Karena kecelakaan-kecelakaan itulah dia juga sudah berkali-kali mengunjungi ruang operasi.

Dengan kondisi yang tak kunjung membaik dan prestasinya yang ikut terpengaruh, rider asal Spanyol berusia 29 tahun itu mulai mempertimbangkan opsi lain yang tidak pernah dia pikirkan sebelumnya.

"Sekarang saya harus mempertimbangkan opsi-opsinya dan melihat apa yang bisa saya lakukan. Ini mungkin momen terberat dalam karier saya. Saya tidak bisa melanjutkan membalap dan tampil seperti ini. Saya akan melakukan yang terbaik mencari solusinya, tapi saat ini sulit untuk membayangkan apa yang akan terjadi," ucap Pedrosa.

Mulai terjun di MotoGP sejak 2006, Pedrosa dikenal sebagai spesialis pendamping runner up juara dunia. Di Honda dia 'menemani' Nicky Hayden, Casey Stooner dan Marc Marquez merebut gelar juara dunia. Dalam delapan musim tersebut Pedrosa cuma mengumpulkan 26 kemenangan dengan raihan terbaik jadi runner up juara dunia di tiga musim.
Share this article :
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. Berita MotoGP . All Rights Reserved.
Design Template by Kwanyar News | Support by creating website | Powered by Blogger