News Update :
Showing posts with label Jorge Lorenzo. Show all posts
Showing posts with label Jorge Lorenzo. Show all posts

Performa Jorge Lorenzo Bersama Ducati Membuat Andrea Dovizioso Terkejut

Penulis : Kwanyar News on Friday, November 18, 2016 | 12:49 AM

Friday, November 18, 2016






Andrea Dovizioso tidak terkejut dengan penampilan perdana Jorge Lorenzo bersama Ducati. Pembalap asal Italia itu menyebut Lorenzo bakal memberikan pengaruh besar bagi timnya.

Berita MotoGP 2017 dan Jorge Lorenzo baru menunggangi Ducati pada Selasa (15/11/2016) kemarin. Ia memutuskan pindah dari Yamaha yang telah diperkuatnya selama sembilan tahun terakhir.

Namun Lorenzo mampu menjadi pembalap tercepat ketiga pada hari pertama tes. Sementara pada hari kedua, ia hanya menempati posisi kedelapan.

"Waktu lapnya sangat baik. Dia langsung mampu membawa motor ke kecepatan maksimal," kata Dovizioso memuji seperti dilansir Speedweek.

"Soal kecepatannya saya sebenarnya tidak terlalu terkejut karena karakternya memang demikian. Namun dia belum maksimal karena motornya juga masih punya batas," ujarnya menambahkan.

Dovi percaya pengalaman Lorenzo yang tiga kali menjadi juara dunia bakal membantu persaingan di musim depan.

"Sangat penting untuk menerima masukan darinya. Selain itu Lorenzo juga bisa membantu saya memecahkan masalah," kata Dovizioso.
komentar | | Read More...

Jorge Lorenzo Sebut Valentino Rossi Pebalap Kotor

Penulis : Kwanyar News on Wednesday, September 14, 2016 | 12:49 AM

Wednesday, September 14, 2016


Valentino Rossi Tak Terima Disebut Pebalap Kotor Oleh Jorge Lorenzo


Valentino Rossi mengaku tak bakal terima jika disebut sebagai ‘pebalap kotor’ oleh Jorge Lorenzo. Atas alasan inilah, The Doctor menyelak dalam konferensi pers, ketika Lorenzo menyebut, aksi The Doctor dalam menyalip, tergolong berbahaya. Rossi menandaskan, aksinya menyalip Lorenzo di GP Misano 2016 akhir pekan lalu, sama seperti aksi menyalip pebalap lain.

Perseteruan Terbaru Valentino Rossi vs Jorge Lorenzo terjadi lagi, dua kali di Misano. Yang pertama saat balapan, The Doctor tampak sangat agresif menyalip Lorenzo di Turn 14. Akibatnya, Lorenzo yang hendak maju, mesti menahan motornya agar tidak menabrak motor rekan setimnya di Movistar Yamaha.


Kontroversi berikutnya terjadi di konferensi pers, ketika Lorenzo mereview aksi menyalip Rossi itu, yang disebutnya, di lain kesempatan bakal membuat X-Fuera kecelakaan. Lorenzo menyebut, ” Aaksi menyalip (Valentino) itu terlalu agresif. Ia tidak perlu menyalip dengan cara seperti itu. Tapi Anda tahu, begitulah caranya (Valentino Rossi) menyalip. Pebalap lain, bakal lebih ‘bersih’ (dalam menyalip).”

Valentino Rossi lantas membantah ucapan Lorenzo tersebut, sehingga terjadi ketegangan dalam konferensi pers. Sementara, Lorenzo tidak suka dengan cara Rossi yang menyelanya, tidak menunggu hingga ia selesai memberi pernyataan. Namun, menurut Rossi, ia menyela bukan tanpa alasan. Ia tidak mau dituding sebagai pebalap kotor.

“Saya pikir, aksi menyalip itu seperti yang lain, seperti yang dilakukan [Dani] Pedrosa kepada saya, atau sejumlah yang diperbuat [Marc] Marquez kepada saya di Silverstone. Saya tidak akan mengizinkan Lorenzo berkata, saya pebalap kotor ketika menyalip, karena tuduhan itu tidak benar.”

“Ia juga agresif ketika melewati saya. Setiap orang bisa mengambil kesimpulan sendiri.”

Hubungan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo sendiri selama ini memang penuh ketegangan. Lebih panas lagi sejak musim lalu, ketika mereka bersinggungan untuk pertama kalinya dalam perebutan gelar juara. Valentino Rossi menuding Lorenzo terlibat persekongkolan dengan Marc Marquez.

Jorge Lorenzo sendiri, tentu saja membantah tuduhan tersebut. Bagi X-Fuera, gelar MotoGP 2015 adalah berkat usaha kerasnya seorang, tanpa bantuan pihak lain.
komentar | | Read More...

Perang Mulut Jorge Lorenzo vs Valentino Rossi Usai MotoGP San Marino 2016

Penulis : Kwanyar News on Monday, September 12, 2016 | 1:25 AM

Monday, September 12, 2016

Jorge Lorenzo vs Valentino Rossi Memanas Usai MotoGP San Marino 2016


Dua Rider Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, berdebat meributkan sebuah manuver yang melibat mereka berdua dalam balapan MotoGP San Marino.

Jorge Lorenzo vs Valentino Rossi dan Dalam balapan di Misano, Minggu (11/9/2016) malam WIB, Rossi menyalip Lorenzo di putaran dua. Pada akhirnya Rossi berhasil finis kedua, di depan Lorenzo. Dani Pedrosa dari Repsol Honda memenangi balapan tersebut.

Manuver di putaran kedua itu sendiri membuat Lorenzo meradang. Rossi menurutnya terlalu agresif dan ia mengklaim bahkan nyaris crash akibat insiden tersebut.


Berikut petikan percakapan keduanya ketika meributkan manuver tersebut, seperti dilansir Crash.net :

  • Lorenzo: Well, kalau Anda menanyakan ini maka mungkin karena manuver itu agresif karena kalau tidak maka Anda takkan menanyakannya. Anda bisa punya opini berbeda: pendapatku adalah bahwa overtaking itu mungkin terlalu agresif; ia tak perlu membuat overtaking itu, tapi Anda tahu kalau ini adalah gayanya. Rider-rider lain menyalip dengan lebih bersih.
  • Rossi: [tertawa]
  • Lorenzo: Memang benar begitu, kan?
  • Rossi: Tidak, tidak, tidak. Nanti lihat saja deh overtaking itu di televisi.
  • Lorenzo: Kalau aku tidak meluruskan motornya, kita akan tabrakan--aku jatuh. Kamu mungkin tidak, tapi sudah pasti aku jatuh.
  • Rossi: Tidak begitu. Aku tak tahu harus bilang apa. (Marc) Marquez 10 kali menyalip seperti ini di Silverstone. Apa yang kamu klaim itu tidaklah benar.
  • Lorenzo: Ini adalah opiniku, pendapatku.
  • Rossi: Kau pun selalu menyalip dengan agresif.
  • Lorenzo: Kapan? Ini merupakan opiniku, Race Direcion juga akan punya pendapat berbeda. Buatku, kalau aku saat itu tak menahan diri kita akan tabrakan. Lagipula saat itu ia tak perlu melakukan overtaking, hari ini lajunya lebih bagus daripada diriku dan ia akan menyalipku cepat atau lambat, tapi ia malah memilih seagresif itu kepadaku. Ia akan punya pendapat berbeda.
  • Rossi: Yang pasti aku tidak sependapat.
komentar | | Read More...

Jelang MotoGP Belanda 2016

Penulis : Kwanyar News on Sunday, June 19, 2016 | 6:54 AM

Sunday, June 19, 2016



Persiapan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi Jelang MotoGP Belanda 2016


Yamaha sudah memastikan akan menyiapkan sasis baru untuk Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi pada MotoGP Belanda 2016. Namun, masing-masing pembalap belum memutuskan akan menggunakan sasis lama atau baru.

Pada tes di Sirkuit Montmelo yang dilakukan pasca MotoGP Catalunya 2016, Yamaha memang menggunakan sasis baru pada motor dua pembalapnya. Tak hanya itu, mereka juga menguji tiga pilihan kompon ban belakang berbeda yang bertujuan untuk meningkatkan akselerasi motor saat keluar tikungan.

Hasilnya, Rossi dan Lorenzo sama-sama mengaku puas dengan kinerja motor saat menggunakan sasis baru. Karenanya, Yamaha pun memutuskan untuk menyiapkan sasis baru sebagai pilihan pada MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, 26 Juni 2016. Namun, tak satu pun pembalap yang sudah memutuskan mengenai pilihan itu.

"Tugas utama nanti adalah memutuskan mana sasis yang lebih baik. Jika kesimpulan kami adalah sasis baru lebih baik, kami mungkin akan menggunakannya di Assen," tutur direktur Movistar Yamaha, Massimo Meregalli, seperti dikutip Crash.

Di lain pihak, saat ini kedua pembalap Yamaha tengah bersaing ketat di klasemen MotoGP 2016. Lorenzo memang mendapatkan posisi lebih baik. Ia duduk di urutan kedua klasemen dengan koleksi 115 poin. Namun, kemenangan pada MotoGP Catalunya membuat Rossi kian mendekat.

Persiapan Valentino Rossi Jelang MotoGP Belanda 2016 dan Saat ini Rossi hanya dipisahkan 12 poin dengan Lorenzo. Ia diuntungkan dengan insiden yang menimpa Lorenzo dengan pembalap Ducati, Andrea Iannone, pada MotoGP Catalunya. Dengan rider Repsol Honda, Marc Marquez, Rossi tertinggal 22 poin.

Rossi sendiri sempat memiliki momen-momen indah di Sirkuit Assen. Total, sudah sembilan kali ia merasakan naik podium juara Assen, tujuh di antaranya didapat di kelas MotoGP. Kemenangan terkini diraih pada MotoGP Belanda 2015. Saat itu, ia unggul 1,242 detik atas Marquez.
komentar | | Read More...

Kemarahan Jorge Lorenzo Kepada Andrea Iannone

Penulis : Kwanyar News on Monday, June 6, 2016 | 5:12 AM

Monday, June 6, 2016

 

Pernyataan Jorge Lorenzo Atas Insiden Jatuhnya di MotoGP Catalunya 2016 


Insiden Jatuhnya Jorge Lorenzo di MotoGP Catalunya 2016 akibat di tabrak Iannone  dan Jorge Lorenzo gagal finis usai ditabrak Rider Ducati Andrea Iannone. Pebalap Movistar Yamaha itu kesal bukan main karena Iannone tak menunjukkan rasa bersalah.

Lorenzo mengakhiri balapan MotoGP Catalunya, Minggu (5/6/2016) lebih dini usai terlibat insiden dengan Iannone. Keduanya terjatuh di tikungan 10 saat tengah melahap putaran ke-17.

Ketika itu Iannone yang sedang menguntit Lorenzo, terlihat tak mampu mengurangi laju motor di waktu yang tepat sehingga masuk tikungan dengan kecepatan cukup tinggi. Pada akhirnya motornya menabrak bagian belakang motor Lorenzo yang sedang menikung dan keduanya terjungkal.

Benturan itu membuat Lorenzo sempat khawatir akan mengalami cedera patah tulang pinggul atau selangka. Dalam tayangan, pebalap 29 tahun itu memang sempat terlempar dari motor dan terhempas ke tanah.

"Saya tidak tahu apakah dia mengerem terlalu telat, atau malah tidak mengerem mengingat ada seseorang di depannya. Akhirnya saya merasakan dampak besar dan saya berbaring di tanah," ujar Lorenzo dikutip Motorsport.

"Pertama saya sempat takut mengalami patah pinggul atau tulang selangka, tapi setelah semenit saya paham itu cuma efek kejut dari benturan," tambahnya.

Usai insiden tersebut, Lorenzo tampak tak mengacuhkan Iannone yang bergegas mendekati dan mencoba berkomunikasi. Lorenzo mengaku kesal karena alih-alih meminta maaf, Iannone justru menanyakan kondisi motor.


Di kesempatan lain, Iannone memang merasa Lorenzo mengalami masalah pada motor sehingga lajunya terlalu lambat.

"Anda bisa melakukan kesalahan, tapi Anda harus pergi dan mengatakan 'maaf' dan 'itu kesalahan saya'. Alih-alih, dia malah bertanya pada saya 'apa yang terjadi dengan motormu?'" sambung Lorenzo.

"Itu adalah hal terburuk bagi saya, dia tak mengatakan maaf dan tidak memahami bahwa itu adalah kesalahannya. Dia membuat terlalu banyak kesalahan yang membuat pebalap lain dalam bahaya," tandasnya.

Akibat gagal finis, Lorenzo harus turun ke posisi dua di klasemen kejuaraan dunia. Masih mengoleksi nilai 115, juara musim lalu itu kini dilewati Marc Marquez yang punya 10 angka lebih banyak.
komentar | | Read More...
 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. Berita MotoGP . All Rights Reserved.
Design Template by Kwanyar News | Support by creating website | Powered by Blogger